Kamis, 15 Maret 2012

Really Story


Really Story . . .

" bayi prematur "

Wahai bayi prematur,
engkau lahir paling berbeda..
engkau terlahir sekecil botol bir..
seperti tak ada harapan, karena membuka matamu pun kamu seperti ak sanggup ...
tapi, Ibu mu sangat berusaha keras untuk merawatmu,
membesarkanmu seperti anak-anak normal lainnya.

Ibu mu berdoa nak' ... semoga suatu saat nanti kamu bisa menjadi orang besar yang bisa di banggakan.
kamu tahu nak' ... apa yang ibu lakukan setiap pagi???

ibu menjilati seluruh tubuh prematurmu, dengan segala doa "semoga anak ini hidup"
hari berganti dan tahun pun berlalu , lalu dan terus berlalu, kau tumbuh menyerupai anak-anak normal lainnya,
rupamu tampan,kamu cerdas,pintar dan tidak malas.

Ibu mu sangat senang nak' meski kau tak dibesarkan dengan banyak harta kekayaan.
karena ibu dan bapak mu hanya punya kasih sayang......

tapi, Ibu akan berusaha keras untuk menyekolahkanmu walaupun cuma sampai SMA, Adikmu masih banyak, Ibu harus bisa bagi rata, kecuali sama adik perempuan mu satu-satunya, dia cukup sampai SD saja, anak perempuan ini ujung-ujung nya pasti ke dapur juga.

 . . . .

Nak' ibu sama bapak mengikhlaskan kamu merantau, semoga jadi orang yang sukses ya ...
inget pesen ibu jangan tinggal shalat, mohon kepada yang maha kuasa, segala sesuatu yang kamu ingini semoga tercapai.

Sang anakpun pergi ke kota untuk mencapai cita-citanya, dia memulai segalanya dari bawah, dari Nol , Dari dia menjadi seorang kuli, bekerja ngikut orang, sengsara , sedih dan campur aduk, mungkin yang sering teringat dibenaknya adalah Ibu-Bapak dan saudara-saudaranya karena dia meninggalkan seorang kakak lelaki, empat adiknya , satu perempuan dan tiga laki-laki.

sesekali dia pulang dengan senyuman lebar, rupanya setetes kesuksesan telah dinikmatinya atas semua kerja kerasnya.

dengan umur yang cukup mapan dan penghasilan yang lumayan, dia memberanikan diri untuk menikahi seorang wanita,
Ibu dan bapak menyetujuinya, terserah kamu saja nak' ...
asal benar dan kamu bahagia.
sejak si anak prematur ini menikah, sikap dan tingkah laku kepada orang tua dan saudara-saudaranya 100% berubah . . . ??

Entah apa yang menutupi mata batin mu, kamu tak lagi seperti anak Ibu dan bapakmu, kenapa Nak' ... ??

Di hari Ibu dan bapak yang sudah semakin tua, sikapmu justru berubah menjadi buruk  T_T

Dari sini berjuta konflik mulai bermunculan, ternyata pengaruh utama mu adalah istrimu sendiri,,,

Tidak salahkah kamu atas pilihan mu itu...???

20 mei'11 - 13 sept'11
Catatan : Mega

Tidak ada komentar:

Posting Komentar